
Kiprah Alwi Farhan di All England Open 2026 Menarik Perhatian Media Malaysia
Alwi Farhan, pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia, kini menjadi sorotan utama setelah berhasil melaju ke babak perempat final All England Open 2026. Performanya yang luar biasa dalam pertandingan kemarin melawan Chou Tien Chen membuatnya dianggap sebagai salah satu pengubah peta kekuatan tunggal putra Indonesia.
Pada hari ini, Jumat (6/3/2026), Alwi akan menghadapi babak perempat final di Utilita Arena, Birmingham, Inggris. Pemain berusia 20 tahun ini memastikan tiket 8 besar setelah menunjukkan penampilan gemilang dengan mengalahkan Chou Tien Chen dari Taiwan dalam dua gim dengan skor 21-13 dan 21-19 dalam waktu 54 menit.
Kemenangan ini tidak hanya membuktikan kemampuan Alwi di panggung internasional, tetapi juga mengukuhkannya sebagai salah satu pemain muda terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Hasil ini turut menarik perhatian media Malaysia, The Star, yang menyebut bahwa peta kekuatan tunggal putra Indonesia mulai bergeser dengan munculnya Alwi.
The Star mencatat bahwa hasil kontras antara Alwi dan Jonatan Christie di babak kedua All England Open 2026 menunjukkan perubahan dalam posisi para pemain tunggal putra Indonesia. Jonatan, yang sebelumnya menjadi unggulan keempat, harus tersingkir setelah kalah dari Li Chun-Yi dari Taiwan dengan skor 19-21, 12-21 dalam waktu 48 menit.
Sementara itu, Alwi berhasil melaju ke perempat final dengan mengalahkan Chou Tien-chen. Hal ini membuat The Star menulis bahwa kini Alwi menjadi pilar kedua Indonesia di belakang Jonatan, sementara posisi yang sebelumnya diisi oleh Anthony Sinisuka Ginting kini ditempati oleh beberapa pemain muda lainnya.
Daftar peringkat dunia yang disebutkan oleh The Star menunjukkan bahwa Jonatan masih berada di peringkat keempat dunia, diikuti oleh Alwi di peringkat ke-14. Selain itu, ada Moh Zaki Ubaidillah (peringkat ke-40), Prahdiska Bagas (peringkat ke-45), Muhamad Yusuf (peringkat ke-50), Anthony Ginting (peringkat ke-51), dan Chico Aura (peringkat ke-55).
Alwi sendiri merasa sangat senang bisa melaju ke babak perempat final sebagai debutan. Ia mengaku tidak ingin terlalu muluk-muluk dalam pertandingan hari ini, tetapi fokus pada penampilan terbaiknya menghadapi Kunlavut Vitidsarn dari Thailand.
"Alhamdulillah, waktu Tuhan pasti yang terbaik," kata Alwi, seperti dilansir dari PBSI. "Terima kasih ya Allah, saya berada di sini bukan karena diri saya, tapi karena Tuhan saya, jadi tidak lupa mengucap puji syukur sebaik-baiknya."
Ia juga menyebut bahwa pertemuan dengan Kunlavut Vitidsarn nanti tidak jauh berbeda dari pertemuan sebelumnya di Australian Open 2025. Namun, ia mencoba untuk lebih melawan rasa ragu-ragu dan trauma yang ada di dalam dirinya agar bisa tampil maksimal.
"Besok bertemu Kunlavut, bisa revans lagi mungkin, kita tidak pernah tahu. Saya akan memberikan yang terbaik tapi sekarang mau reset pikiran dan fokus dulu, besok baru digas lagi," tambahnya.
Tidak ada komentar